BUMDes Kadjen Menjadi Sasaran Replika Inovasi Desa Oleh Lima Kecamatan Kab. Pati

BUMDes Kadjen Kabar Desa News


BUMDES Kadjen menjadi sasaran Program Replikasi Inovasi Desa, yang di gelar di Balaidesa Kajen. Sabtu, 24 November 2018. Acara tersebut di dampingi langsung oleh TPID (Tim Pelaksana Inovasi Desa) tingkat Kecamatan Margoyoso.

Dalam replikasi program tersebut di hadiri sekitar 90 Peserta yang terdiri dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Pati. Di antaranya adalah Kec. Tambakromo, Kec. Winong, Kec. Dukuhseti, Kec. Wedarijaksa, dan Kec. Jaken.

Dalam pembukaan acara tersebut Ketua TPID Margoyoso Bapak Subandrio memaparkan : “BUMDes Kadjen adalah salah satu andalan kami di Kecamatan Margoyoso dalam Program Inovasi Desa. Semoga dalam pelatihan ini kita yang hadir di sini dapat mengambil manfaat dan mereplika program-program dari BUMDes Kadjen untuk dapat mensejahterakan masyarakat di sekitar kita.”

Dilanjut dengan sambutan hangat dari pihak Pemerintah Desa yang di wakili oleh Bapak Yusro selaku Sekretaris Desa Kajen menambahi “Mari kita sama-sama belajar dan sharing dalam hal positif, yang terkait dalam program-program yang sudah kita lakukan di masyarakat. Semoga dalam pertemuan ini memberikan dampak positif serta bermanfaat bagi kita semua, Amin..”

Sebelum memasuki pembahasan materi para peserta di ajak melihat video profil program unggulan BUMDes Kadjen meliputi Bank Sampah, Jasa Angkut Sampah, dan TPS3R yang di harapkan para peserta dapat termotivasi dengan program di Desa Kajen, sehingga tujuan mereplikasi program tersebut lebih semangat lagi, tutur Abdur Rosyid selaku Bendahara Komunitas Resik Apik.

Bapak Hasyim selaku Ketua BUMDes Kadjen dalam pemaparannya menceritakan tentang awal mula program pengelolaan sampah, serta perjuangan yang di lakukan teman-teman di Komunitas Resik Apik. “BUMDes Kadjen berdiri pada tanggal 24 Juni 2016, pada saat itu kami di anggarkan oleh Pemerintah Desa senilai 20 Juta. Kemudian kami bekerjasama dengan Komunitas Resik Apik dalam mengelola lingkungan di Desa Kajen. Pada tahun 2017 di karenakan kami terkendala armada (truk), kami di support lagi oleh Pemerintah Desa untuk membeli truk, di tahun yang sama kami juga di arahkan oleh DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Pati untuk membuat TPS (Tempat Pemilahan Sampah) dan Bank Sampah. Pada saat itu kami sudah mulai berkembang.Dan Alhamdulillah, dari penuh perjuangan dan semangat kita untuk masyarakat kami bs sampai seperti ini.” Ujarnya.

Pelatihan yang di Narasumberi langsung oleh Manager Komunitas Resik Apik itu, beliau Bapak Syahid Nurbaya mempresentasikan program pengelolaan sampah di Desa Kajen mulai dari mekanisme dan pengelolaan sampah mulai dari tingkat dasar sampai tingkat akhir (TPA).

“InsyaAllah di awal tahun 2019 ini kami merencanakan memberi layanan kesehatan melalui BPJS kepada masyarakat yang menjadi nasabah kami. Serta merubah stigma masyarakat yg awalnya sampah menjadi sumber penyakit, sekarang menjadi sumber kesehatan.” Imbuhnya.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan